TANOHLADO.ID – Dukungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Timnas Argentina di Piala Dunia 2026 bukan semata soal sepak bola. Di balik pilihannya itu, tersimpan hubungan politik, ideologi, hingga sejarah panjang yang telah mengikat Israel dan Argentina selama puluhan tahun.
Saat tampil dalam sebuah podcast, Netanyahu secara terbuka menyebut Argentina sebagai tim yang dijagokannya. Alasannya bukan karena Lionel Messi atau tradisi sepak bola Negeri Tango, melainkan hubungan eratnya dengan Presiden Argentina Javier Milei.
“Saya menantikan Argentina. Tahukah kenapa? Mereka memiliki presiden hebat. Javier Milei adalah sahabat terbaik Israel,” ujar Netanyahu.
Ia memuji kebijakan ekonomi Milei yang dinilai berhasil menerapkan prinsip kebebasan ekonomi sekaligus menyebutnya sebagai salah satu sekutu terdekat Israel di panggung internasional.
Milei sendiri tidak pernah menyembunyikan kedekatannya dengan Israel. Dalam pidatonya di Universitas Yeshiva, ia bahkan menyebut dirinya sebagai “presiden paling Zionis di dunia”, sebuah pernyataan yang mendapat sambutan meriah dari para hadirin.
Diplomasi Masuk ke Lapangan Hijau

Piala Dunia 2026 ternyata tak hanya menjadi arena persaingan olahraga, tetapi juga memunculkan simbol-simbol politik. Di sejumlah pertandingan, bendera Israel dan Palestina ikut terlihat dibawa para pendukung, menandakan isu geopolitik masih membayangi panggung sepak bola dunia.
Dukungan Netanyahu kepada Argentina pun dipandang sebagai bagian dari kedekatan diplomatik kedua negara, terutama ketika Israel tengah menghadapi tekanan internasional terkait berbagai kebijakan pemerintahannya.
Hubungan yang Terjalin Sejak 1949
Kedekatan Israel dan Argentina sebenarnya bukan cerita baru. Hubungan diplomatik kedua negara telah dimulai sejak 1949, hanya setahun setelah Israel mendeklarasikan kemerdekaannya.
Argentina juga menjadi rumah bagi komunitas Yahudi terbesar di Amerika Latin dengan jumlah yang diperkirakan mencapai 180 ribu hingga 300 ribu jiwa. Sebagian besar tinggal di Buenos Aires, menjadikan ibu kota tersebut sebagai salah satu pusat kehidupan Yahudi terbesar di luar Israel.
Keberadaan komunitas itu turut memperkuat hubungan budaya, sosial, dan ekonomi kedua negara selama beberapa dekade. Bahkan, Buenos Aires memiliki restoran McDonald’s bersertifikat kosher pertama dan satu-satunya di Amerika Latin, yang melayani makanan sesuai aturan tradisi Yahudi.
Dengan latar sejarah tersebut, dukungan Netanyahu kepada Argentina di Piala Dunia 2026 menjadi lebih dari sekadar pilihan tim favorit. Bagi banyak pengamat, itu merupakan cerminan eratnya hubungan diplomatik yang kini turut hadir di panggung sepak bola dunia.
(YAB)













