BANDAR LAMPUNG, TANOHLADO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2026 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual, Senin (13/7/2026).
Dalam rapat tersebut, pemerintah pusat meminta seluruh daerah memperkuat langkah pengendalian inflasi, terutama terhadap komoditas pangan seperti ikan segar, bawang, beras, dan cabai. Meski inflasi nasional masih berada di angka 3,34 persen, pemerintah daerah diminta tetap waspada terhadap tren kenaikan harga.
Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya kewaspadaan daerah. “Saya minta seluruh pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga di lapangan dan segera mengambil langkah cepat jika ada gejolak pada komoditas pangan,” ujarnya.
Rakor juga membahas percepatan Sensus Ekonomi 2026, pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran bantuan sosial, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.

Perwakilan Pemprov Lampung menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat. Pemprov Lampung berkomitmen memperkuat sinergi dengan BPS, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan data sosial ekonomi yang digunakan benar-benar akurat. Serta, akan terus mendukung program prioritas nasional, termasuk percepatan pendataan dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.”
(SANG)













